Bagaimana Ya Menumbuhkan Sikap Optimis Dalam Diri Anak?

Bagaimana Ya Menumbuhkan Sikap Optimis Dalam Diri AnakOrang tua tentu ingin anaknya sehat secara fisik, merasa bahagia sepanjang hidup, dan memiliki masa depan yang cerah. Sebagai orang tua, kita tentu juga ingin agar anak memiliki sikap optimis yang berguna untuk kehidupannya kelak seperti sikap optimis bermain judi bola agar bisa selalu menang dalam judi yang dimainkannya tersebut.

Lalu, bagaimana menumbuhkan sikap optimis pada anak? Berikut dr. Kenneth Ginsburg, dokter spesialis anak, berbagi tips untuk Mums!

1. Tunjukkan dengan Tindakan

Daripada hanya mengatakan kepada anak untuk optimis, lebih baik langsung menunjukkannya atau memberikan contoh dengan tindakan. Misalnya, saat anak kehilangan barang, cobalah meminta anak untuk mencarinya terlebih dahulu sambil mengingat, daripada mengeluh tidak bisa menemukan barang yang hilang itu.

“Optimisme lebih baik ditunjukkan dengan tindakan. Anak-anak adalah cerminan dari perilaku orang tuanya. Cobalah untuk melakukan tindakan nyata dan mengendalikan keadaan yang tidak direncanakan,” ujar dr. Kenneth.

2. Mencegah Pikiran Negatif

Sulit untuk menunjukkan sikap optimis saat merasa negatif. Saat pikiran negatif timbul, tanamkan pada anak untuk bertanya kepada dirinya sendiri apakah pikiran itu dapat mengganggunya atau tidak. Lalu, apa yang akan terjadi jika ia terus memiliki pikiran yang negatif.

Selain itu, jika anak merasa dirinya tidak menguasai hal tertentu, tanamkan dalam dirinya bahwa ia belum bisa menguasai hal tersebut. Sebagai orang tua, Mums atau Dads bisa mengganti kata-kata yang negatif menjadi lebih positif untuk menanamkan sikap optimis pada anak.

3. Ajarkan Anak untuk Memandang Sisi Baik

Sesulit apapun, bantulah anak untuk memahami situasi dengan melihat bahwa ada sisi baik dan buruk dari hal-hal yang dialami. Misalnya, jika Mums atau Dads terjebak dalam antrean panjang di toko, katakan kepada anak sisi baik dari mengantre meski membutuhkan waktu yang lama.

Jika ada situasi yang tampaknya tidak bisa diperbaiki atau dipecahkan, bantu ia untuk memahami bahwa selalu ada sesuatu yang dapat dipelajari.

4. Biarkan Anak Gagal

“Anak-anak perlu belajar dan gagal untuk menanamkan sikap optimis. Hal ini agar mereka belajar mengatasi tantangan yang mungkin dialami suatu saat nanti,” tambah dr. Kenneth.

Bagaimana Ya Menumbuhkan Sikap Optimis Dalam Diri Anak5. Jadilah Orang Tua yang Penuh Kasih

Tunjukkan kepada anak bahwa Mums atau Dads menyayangi mereka. Luangkan waktu khusus setiap harinya untuk mereka. Jangan ragu untuk menunjukkan seberapa peduli dan sayangnya Mums atau Dads kepada mereka. Menurut Martin Seligman, penulis buku The Optimisc Child, anak-anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang cenderung lebih optimis.

6. Dengarkan Masalah Anak

Jika anak terbuka dan berbagi masalah dengan Mums, cobalah untuk mendengarkan mereka. Hal ini langkah terbaik yang bisa dilakukan Mums ataupun Dads.

Cobalah untuk bersikap mendukung dan tanggapi secara serius. Jangan menghakimi saat ia bercerita. Mendengarkan anak yang bercerita dapat membuatnya merasa dipahami, aman, dan dicintai.

Untuk menumbuhkan sikap optimis pada anak, terkadang ia harus gagal terlebih dulu. Dengan kegagalan atau kesalahan yang terjadi, ia akan belajar hal yang baru. Saat anak gagal, bantu ia belajar dari kegagalan itu.

7. Persiapkan Anak untuk Mengendalikan Stres

Terkadang, kehidupan dapat membawa anak pada situasi yang menegangkan. Saat ia mengalami masalah, bantu ia untuk memahami bagaimana cara menyelesaikan masalah. Jika ia terus memikirkan masalah itu, bantu ia untuk mengendalikan stres.

Yuk, lakukan tips di atas untuk menumbuhkan sikap optimis dalam diri si Kecil! Oh iya, kalau punya pertanyaan atau ingin meminta saran dengan Mums atau Dads lainnya, bisa lho memanfaatkan fitur Forum yang ada di aplikasi Teman Bumil! (TI/AS)